6 Cara Menghemat Baterai "Smartphone"


Perangkat smartphone yang beredar di pasaran saat ini rata-rata sudah dilengkapi dengan baterai berkapasitas besar. Namun, risiko kehabisan baterai saat berada di tengah jalan tetap tinggi.

Kehabisan baterai pada momen-momen penting terkadang memang menyebalkan. Namun, sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghemat baterai.

Berikut beberapa cara mudah untuk menghemat daya baterai.

1. Matikan sinyal radio

Sering kali, di beberapa daerah tertentu, smartphone bisa kehilangan sinyal. Hal tersebut dapat terjadi karena menara pemancar sinyal berada jauh dari lokasi smartphone atau trafiknya sedang penuh.

Apabila sinyal hilang atau melemah, sistem smartphone biasanya akan terus mencari koneksi terbaik. Pencarian sinyal secara terus menerus dapat membuat baterai habis dengan cepat.

Oleh karena itu, sebaiknya matikan saja sinyal radio, jika pengguna benar-benar yakin tidak akan mendapatkan sinyal dalam beberapa waktu. Biasanya, pilihan untuk mematikan sinyal radio terdapat di menu "Setting".

Matikan juga fitur WiFi dan Bluetooth apabila sedang tidak digunakan. Kedua perangkat tersebut juga dapat membuat baterai smartphone cepat habis.

2. Aktifkan Airplane Mode

Tidak mau terlalu repot-repot dalam mengatur sinyal? Pengguna dapat dengan mudah mematikan semua sinyal radio yang ada di smartphone hanya dengan sebuah mode, yaitu Airplane Mode.

Dengan menyalakan Airplane Mode, semua sinyal radio, baik GSM, WiFi, maupun Bluetooth, akan langsung dimatikan.

3. Matikan fitur getar (vibrate)

Fitur getar terkadang dapat sangat membantu apabila ada panggilan telepon atau pesan yang masuk pada saat pengguna sedang rapat atau di tempat lain yang membutuhkan ponsel dalam keadaan silent.

Namun, sebenarnya fitur getaran ini membutuhkan daya baterai lebih banyak dibandingkan ringtone biasa. Berdasarkan fakta tersebut, apabila pengguna sedang tidak membutuhkan fitur ini, sebaiknya matikan fitur getar yang ada di smartphone.

4. Tutup aplikasi yang jarang dipakai

Ada banyak aplikasi yang jarang dipakai. Sebagai contoh, aplikasi pengecekan skor pertandingan sepak bola Livescore. Kemungkinan besar, aplikasi tersebut hanya dipakai satu minggu sekali pada saat sedang ada pertandingan.

Nah, sebaiknya tutup aplikasi yang jarang dilihat seperti itu. Sebab, sebenarnya aplikasi itu tetap berjalan di background, meski Anda tidak melihatnya sepanjang satu minggu itu. Berjalan di background berarti tetap memerlukan daya pemrosesan.

Sebaliknya, jangan tutup aplikasi yang sering digunakan karena ini malah berpotensi memboroskan baterai.

Saat sebuah aplikasi dimatikan, data-data program bersangkutan dihapus dari memori (RAM). Ketika aplikasi itu kemudian dipanggil lagi, perangkat terpaksa "memanggil ulang" data-data yang diperlukan dan menyimpannya di dalam RAM. Ini membutuhkan pemrosesan sistem.

Memang berjalan di background berarti menyerap baterai, tetapi tidak akan menghabiskan baterai sebesar saat pengguna menutup dan membuka sebuah aplikasi secara berulang-ulang.

5. Jangan "streaming"

Ingin mendengarkan musik atau menonton video? Jika ya, sebaiknya simpan kedua jenis data tersebut di media penyimpanan yang ada.

Kurangi kegiatan streaming apabila tidak ingin baterai habis dengan cepat. Menonton video atau mendengarkan musik via YouTube memang menyenangkan, tetapi kegiatan ini akan "memaksa" sistem ponsel terus bekerja dan akhirnya membuat baterai cepat habis.

6. Redupkan layar

Semakin cerah tampilan layar, maka semakin cepat baterai habis. Oleh karena itu, redupkan atau matikan layar apabila sedang tidak digunakan.

Punya tips menjaga daya tahan baterai lainnya? Mari berbagi melalui fitur komentar yang ada di bawah ini.


Baca selengkapnya ...

5 Mitos Baterai Ponsel yang Wajib Diketahui


Banyak pengguna smartphone yang hingga kini bertanya-tanya bagaimana cara agar baterai yang terbenam di ponsel kesayangannya awet alias memiliki umur panjang. Wajar saja, mengingat baterai layaknya 'jantung' di sebuah smartphone.

Baterai sendiri adalah 'masalah' abadi bagi pemilik smartphone. Banyak dari kita yang memiliki handset, bisa dipakai hingga bertahun-tahun. Namun sayangnya, baterai smartphone kebanyakan cuma bisa bertahan dalam hitungan bulan.

Lithium-ion adalah jenis baterai yang diadopsi sejumlah vendor smartphone untuk memperkuat perangkatnya hingga lebih dari dua dekade, dan belum berubah sejak Sony mulai memproduksinya pada 1991.

Meskipun banyak ilmuwan yang berusaha untuk mencari cara yang jauh lebih efektif ketimbang lithium-ion, tapi saat ini belum ada jenis baterai yang sepenuhnya menggantikan dominasi lithium-ion.

Bicara soal teknologi penopang daya tersebut, berikut ini adalah 6 mitos yang perlu diketahui tentang baterai smartphone Anda.

1. Apakah baterai ponsel perlu dicas saat baru dibeli?

Sejumlah penjual banyak yang menyarankan agar pengguna mengisi baterai pada smartphone yang baru saja dibeli hingga penuh dan dicas hingga berjam-jam sebelum digunakan.

Jawabannya adalah tidak. Jenis baterai sebelumnya seperti nikel kadmium memiliki "efek memori" yang berarti baterai akan mempertahankan kapasitas tertentu berdasarkan bagaimana mereka telah diisi dan dikosongkan.

Dengan baterai jenis lithium-ion yang lebih modern, kebanyakan kalangan setuju bahwa tidak ada efek tersebut dan baterai ini pun lebih handal.

Anda juga tidak perlu mengkalibrasi smartphone dengan menguji ketahanan baterai. Apple dan vendor smartphone lainnya tidak lagi merekomendasikan hal ini.

2. Apakah daya baterai menurun dari waktu ke waktu?

Ya, Anda tidak bisa mempertahankan daya baterai yang digunakan dari waktu ke waktu. Baterai lithium-ion dirancang untuk menahan sejumlah "siklus" - menguras penuh baterai. Semakin sering dicas, daya baterai akan semakin terkuras.

Apple pernah menuturkan, "Anda mungkin menggunakan 75 persen dari baterai selama satu hari, kemudian mengisi ulang sepenuhnya semalam. Jika Anda menggunakan 25 persen pada hari berikutnya, baterai akan kosong 100 persen, dan selama dua hari akan menambahkan satu siklus pengisian."

Baterai smartphone rata-rata memiliki antara 300 dan 500 siklus sebelum mencapai 70 persen dari kapasitas aslinya.

3. Benarkah ngecas terlalu lama bisa merusak baterai?

Tidak juga. Banyak yang beranggapan bahwa 'ngecas' baterai smartphone terlalu lama dapat membuat kondisi baterai memburuk. Sistem baterai modern, bisa mengurangi tegangan listrik, sehingga akan menyesuaikan kebutuhan daya yang dibutuhkan.

Kecuali smartphone dalam kondisi overheat. Panas menyebabkan kinerja baterai lithium-ion berkurang. Suhu panas yang lebih dari 30 derajat Celcius dapat merusak baterai.

Cobalah untuk menjaga smartphone Anda relatif dingin saat pengisian, dengan menempatkannya di ruang yang sejuk atau jauh dari paparan cahaya matahari.

4. Apakah harus menunggu sampai baterai kosong dulu baru dicas?

Tidak juga. Anda bisa mengisi baterai smartphone sesuai dengan kebutuhan, untuk diketahui bahwa siklus pengisian baterai yang lama sebenarnya lebih buruk daripada yang sebentar.

Kesimpulannya adalah menggunakan smartphone dengan baterai minimum 50 persen, kemudian melakukan pengisian lagi dan memakainya hingga di bawah 50 persen, lebih baik daripada benar-benar kosong.

5. Apakah mematikan Wi-Fi bisa meningkatkan daya baterai?

Wi-Fi dan Bluetooth memiliki karakter berbeda dalam 'menguras' daya baterai. Mematikan dua konektivitas tersebut memang bisa membuat baterai lebih hemat, tetapi tak terlalu berpengaruh.

Saat sinyal jaringan telekomunikasi tidak stabil dan smartphone bekerja mencari sinyal, bagaimanapun sangat menguras daya baterai. Anda dapat mengaktifkan mode airplain jika Anda tidak memerlukan sinyal ponsel.

Jika di sekitar Anda ada hotspot Wi-Fi, hubungkanlah. Menggunakan jaringan 4G atau 3G menguras baterai jauh lebih cepat daripada Wi-Fi.
Baca selengkapnya ...

5 Tips Jitu Agar Ngecas Ponsel Lebih Cepat


Fungsi smartphone sudah seperti `rumah kedua` yang mampu mengakomodasi segala kebutuhan. Mulai dari memotret, menonton film, meng-edit video, bahkan sampai menjadi perangkat kesehatan dengan menggunakan berbagai aplikasi yang ditawarkan.

Namun, memang ada harga yang harus dibayar ketika Anda sering menggunakan fitur yang hadir di smartphone Anda. `Harga` tersebut adalah baterai yang akan cepat habis jika menggunakan smartphone terus menerus untuk berbagai keperluan.

Satu-satunya cara untuk mengatasi hal ini tentunya dengan cara mengisi baterai smartphone. Namun, proses nge-charge smartphone pada dasarnya tidak secepat yang Anda pikirkan.

Butuh waktu lebih dari satu jam agar Anda dapat menggunakan smartphone kembali dengan kondisi baterai yang penuh dan prima. Nah, bagaimana jika Anda harus melakukan charging smartphone pada waktu yang tidak tepat ketika Anda didesak harus menggunakan smartphone tersebut untuk keperluan pekerjaan?

Kenyataannya memang tidak mungkin bagi Anda bisa menyulap baterai smartphone yang di-charge dalam waktu yang begitu singkat. Namun, setidaknya Anda bisa mengakali metode pengisian baterai dengan tepat dan efisien.

Laman Ubergizmo mengungkap lima (5) cara yang bisa dipakai agar proses charging smartphone Anda lebih cepat. Simak cara-caranya berikut ini.

1. Gunakan Charger Tablet

Charger bawaan smartphone pada dasarnya memiliki daya pengisian yang lebih kecil. Namun, charger bawaan perangkat tablet rupanya memiliki daya pengisian yang cukup besar.

Perlu diperhatikan, tidak semua smartphone bisa menggunakan charger tablet. Beberapa smartphone memang dapat menggunakan charger tablet dan mampu mengisi daya baterai dengan cepat. Namun, terdapat beberapa smartphone yang daya baterainya hanya dapat diisi sesuai dengan kapasitas output charger bawaan.

Anda bisa menggunakan metode ini, namun perlu diingat jangan sering-sering melakukan hal ini. Gunakan metode ini pada saat yang diperlukan saja, karena penggunaan charger tablet ke baterai smartphone dapat mengurangi umur baterai smartphone.

2. Gunakan Kabel USB Dengan Kualitas Terbaik

Jangan gunakan kabel USB yang bukan bawaan smartphone Anda ketika hendak melakukan pengisian baterai.

Karena, jika Anda menggunakan kabel USB lain, kabel tersebut tidak mampu menghantarkan daya pengisian dengan sepenuhnya. Perlu diperhatikan juga bahwa kabel USB bawaan Anda pun pasti memiliki kualitas terbaik. Jika Anda menggunakan kabel USB berkualitas rendah, maka logam yang dipakai pun tidak bisa menangani listrik yang berdaya tinggi.


3. Ketika Nge-charge, Matikan Smartphone

Ketika sedang dalam proses pengisian baterai, sangatlah disarankan untuk mematikan smartphone Anda. Meskipun memang Anda tidak memakainya sama sekali, tetaplah matikan smartphone Anda. Karena, kinerja aplikasi dapat menyedot daya baterai dan membuat proses pengisian menjadi lambat.

Ketika Anda mematikan smartphone, maka secara otomatis seluruh aplikasi akan ikut mati, hal ini tentunya akan memperlancar seluruh penyaluran daya pengisian menjadi cepat. Namun, bila Anda lebih memiliki preferensi untuk tidak mematikan smartphone, Anda masih bisa menggunakan fitur Airplane Mode yang dimana dapat menghentikan transmisi sinyal Wi-Fi dan seluler.

4. Jangan Nge-charge Lewat Port USB Komputer

Kebanyakan dari pengguna smartphone memilih `jalan pintas` pengisian baterai dengan mencolokkan kabel USB-nya ke port USB yang ada di komputer, bagaimanapun cara ini dinilai salah. Pada dasarnya, hal tersebut hanya dilakukan untuk proses transfer data, hanya saja memang baterai akan terisi namun tidak secara cepat dan maksimal.

Hal ini disebabkan dari output daya port USB komputer yang hanya berkisar di antara 0,1 Ampere hingga 0,5 Ampere. Ini tentunya lebih rendah jika dibandingkan dengan output charger yang bisa mencapai 2 Ampere atau lebih.

5. Jangan Gunakan Smartphone Sama Sekali

Ketika sedang di-charge, jangan gunakan smartphone Anda sama sekali. Jika Anda mencoba menyalakan smartphone maka otomatis layar akan menyala, hal tersebut secara otomatis akan menguras daya baterai Anda. Sebagaimana diketahui, layar juga merupakan salah satu bagian smartphone yang dapat menguras baterai.
Baca selengkapnya ...

Cara Mudah Upload File CSS, Javascript, HTML Ke Google Drive

Google terus melakukan perubahan guna kenyamanan pengguna serta peningkatan efektifitas sistem.
Google Code merupakan tempat untuk melakukan upload file dengan berbagai jenis seperti CSS, JS (JavaScript), HTML, jQuery, dan sebagainya. Namun ketika Anda pergi ke Google Code sekarang, menu download sudah tidak ada lagi sehingga fungsi untuk upload file ke browser pun hilang. Proyek-proyek yang telah dibangun sebelumnya tetap akan masih tersimpan dan dapat digunakan.

Google Drive

Anda bisa dengan mudah mengupload kode CSS ataupun JavaScript pada web Anda. Caranya adalah dengan memanfaatkan fasilitas Google Drive.Google Drive akan mempermudah kita dengan banyaknya aplikasi yang disediakan oleh Google, mulai dari Pengolah kata, Pengolah Angka, Formulir, Presentasi, Pemutar Lagu, Video, Pembuatan Contact Form + Upload File (Integrasi dengan JOTFORM), terus Alat Konversi File, dan masih banyak lagi.

Berikut panduan, Tutorial cara mengupload file CSS, JavaScript di Google Drive Hosting :
1. Kunjungi Google Drive pada browser Anda.
2. Lalu jika Anda adalah pengguna baru silahkan login lewat email Gmail Anda dan buatlah satu buah folder sebagai tempat untuk menyimpan proyek file-file penting Anda. Caranya klik CREATE.
3. Setelah folder jadi, klik logo icon upload berwarna merah seperti gambar ini :

Upload Di Google Drive

4. Pilih File.
5. Cari dokumen Anda yang akan di upload.
6. Tunggu hingga proses unggah selesai yang ditampilkan pada bagian kanan bawah layar desktop Anda.
7. Klik SHARE.
8. Copy link yang disediakan, paste di Notepad terlebih dahulu.
9. Pada bagian Privacy, klik CHANGE. Mengubah privacy bertujuan untuk bagaimana file tersebut dapat diakses, jika private berarti khusus diri sendiri dan tidak dapat diakses oleh browser ketika meminta file css, js yang ter-upload tadi.

Google Drive Kode

10. Pilih Public, agar semua browser dan orang lain yang membuka web blog Anda dapat menggunakan file CSS atau JavaScript code yang di upload.
11. Maka akses akan berubah dari Private ke Public.
12. Click Save and save your link to share.

Sekarang, untuk mengkoneksikan antara file yang ada di Google Drive dengan blog Anda, caranya adalah seperti contoh di bawah ini :

Perhatikan, link to share file tadi, contohnya seperti di bawah ini :

https://docs.google.com/file/d/0B-EPE3cbkU9PeV9UOXI5Q1NrX0k/edit?usp=sharing

Kode berwarna biru, silahkan Anda salin dan ambil dan letakkan pada kode berikut untuk memanggil file Anda :

https://googledrive.com/host/Masukkan Kode File Disini

Maka, hasilnya akan seperti di bawah ini :

https://googledrive.com/host/0B-EPE3cbkU9PeV9UOXI5Q1NrX0k

Nah, sekarang struktur link tersebut sudah dapat digunakan untuk mengakses file kita dan coba buka URL diatas lalu lihat hasilnya, sama seperti ketika kalian menghosting File ke Your JavaScript atau Google Code kan! Struktur URL itulah yang bisa berfungsi untuk diterapkan ke Blog kita, lalu di bagian ini Anda juga bisa meletakkan ekstensi .js .css .html .php atau yang lainnya tapi harus sesuai dengan "Bahasa Pemrograman" yang Anda "host".

9.Kemudian untuk penerapannya ke Blog atau website kita tidak ada perbedaan dengan saat menghosting File ke Google Code, kurang lebih seperti di bawah ini :

Untuk File CSS penulisannya seperti ini :

<link href='https://googledrive.com/host/0B-EPE3cbkU9PeV9UOXI5Q1NrX0k' rel='stylesheet'/>

Untuk File JavaScript strukturnya seperti ini :

<script type="text/javascript" src="https://googledrive.com/host/0B-EPE3cbkU9PeV9UOXI5Q1NrX0k/"></script>

10. Silahkan Anda copy dan letakkan pada blog Anda di atas kode </head>

Tentu mudah kan. Ya, hampir sama dengan Google Code hanya berbeda sedikit dan cepat host tersebut. Itulah tadi panduan tentang memanfaatkan layanan Google Drive yang didalamnya Anda dapat meng-upload File Musik, Documen, Presentasi, Aplikasi Kecil, Data Microsoft Office Excell, Sistematika Statistik dan lainnya.
Baca selengkapnya ...

Cara Hapus Akun Facebook Dan Lainnya Secara Permanen

justdeleteme

Dengan semakin banyaknya layanan web yang menerapkan Teknik Dark Pattern, praktis membuat para penggunanya akan kesulitan dalam menemukan cara untuk menghapus/menonaktifkan akun pribadinya sendiri. Namun kini berkat kehadiran layanan JustDelete.me, yang bertindak sebagai direktori url, memungkinkan setiap orang dapat dengan mudah dan cepat menghapus/menonaktifkan akun pribadinya sendiri dari layanan web tertentu yang diinginkannya secara permanen.

Di balik tampilannya yang sederhana, ternyata menyimpan keefektifan dalam pengoperasiannya. Dalam hal ini, pengguna akan diminta untuk login terlebih dahulu sebelum langsung dirujuk ke halaman layanan web yang diperuntukan buat menghapus/menonaktifkan akun pribadi. Untuk mengetahui tingkat kesulitan proses yang akan dilakukan, Just Delete Me juga akan memberitahukan layanan mana saja pada daftar melalui indikator warna.

Berikut adalah indikator yang bisa menjadi rujukan, yaitu:
- Hijau: prosesnya dapat dilakukan secara sederhana atau mudah.
- Kuning: prosesnya melibatkan beberapa langkah ekstra (bertahap).
- Merah: Tidak dapat sepenuhnya dihapus/dinonaktifkan tanpa adanya bantuan dari customer service (CS)-nya.
- Hitam: Tidak bisa dihapus sama sekali atau sulit (impossible).

Sejauh ini setidaknya telah ada 40 situs layanan web ataupun email yang telah resmi terdaftar dibandingkan dengan saat layanan dirilis beberapa hari yang lalu yang hanya terdaftar sebanyak 16 situs saja.

Contoh untuk menghapus akun Facebook Anda secara permanen:
1. Login Facebook Anda.
2. Klik link ini Hapus Akun Facebook.

Selamat mencoba!
Baca selengkapnya ...

Stiker Dan Emoji Di Aplikasi Facebook Untuk Setiap Ponsel

Tidak ingin ketinggalan dengan aplikasi Messenger lainnya (seperti Line, WeChat, dan KakaoTalk), diluncurkan pada bulan April 2013 Facebook Messenger kini telah dilengkapi dengan fitur stiker dan emoji yang menarik nan lucu. Pada update terbaru Facebook Messenger yang baru saja diluncurkan ini, Anda akan menemukan tombol smiley face yang berguna untuk membuka opsi stiker dan emoji. Di sana Anda bisa memilih beragam stiker dan emoji yang lucu nan menarik dan dapat dikirimkan langsung kepada teman-teman Facebook Anda.

Untuk mendapatkan fitur stiker dan emoji silakan unduh aplikasi Facebook Messenger Anda. Bagi Anda pengguna ponsel Java dan Symbian, stiker dan emoji ini hanya tersedia di aplikasi Facebook for Every Phone.

Anda bisa mencoba stiker dan emoji ini dengan mengunduh aplikasinya, silahkan login Facebook Anda di browser ponsel seperti Opera Mini.

Lihat contoh gambar di bawah ini :

Pasang Facebook

Aplikasi Facebook

Loading Aplikasi Facebook

Halaman Facebook

Stiker Facebook

Emoji Facebook

Pesan Facebook


Selamat Mencoba.
Baca selengkapnya ...

Tips Agar Ponsel Anda Tetap Awet Muda

Ponsel Awet Muda
BATERAI PONSEL

5 Kerusakan Baterai Yang Sering Terjadi :

1. Baterai menggelembung karena hubungan singkat atau korslet secara mendadak akibat terjatuh atau terendam air. Akibatnya isi baterai terkuras dengan cepat sehingga tabung baterai menjadi panas dan menggelembung.
2. Baterai sering drop. Ada beberapa penyebab hal ini terjadi, diantaranya kualitas baterainya tidak bagus, faktor usia baterai karena penurunan nilai mAh (tekanan arus DC), dan terjadi korslet.
3. Baterai panas karena kerusakan pada plat pengatur suhu di dalam baterai. Pada flat baterai terdapat komponen yang berfungsi mengatur besar kecilnya tegangan arus yang masuk atau keluar. Kerusakan ini berakibat pasokan arus tidak normal dan membuat baterai panas.
4. Baterai tidak ada arus sama sekali karena hubungan singkat (korslet) di mesin ponsel yang berimbas pada baterai. Baterai biasanya tidak mempunyai sekring otomatis yang bisa memutus arus yang dikeluarkan. Penyebab lainnya karena baterai tersebut sudah lama tidak digunakan atau di-charge.
5. Baterai tidak dapat mengisi. Bisa disebabkan oleh ponselnya atau penghubung ponsel ke baterai yang kurang bahkan tidak terkoneksi dengan baik. Penyebab lainnya ada di chargernya. Jika masalahnya di baterai, maka perlu diganti. Kerusakan terjadi pada sel di tabung baterai yang sudah membeku dan tidak dapat menerima dan menampung arus yang masuk.


5 Cara Merawat Baterai :

1. Jangan sering nge-charge dalam kondisi ponsel hidup. Bila ponsel di-charge dalam keadaan mati, saat baterai penuh maka pengisian akan dihentikan oleh IC charger yang bertugas mengontrol pengisian baterai. Tapi bila dalam kondisi hidup, jadi tidak efektif dan bisa membuat IC charge rusak dan membuat baterai rusak karena tegangan charger menjadi los (tanpa penghambat dan pemutus lagi).
2. Jangan menelpon dalam kondisi ponsel di-charge. Karena akan menguras tenaga baterai. Apalagi sampai ponsel menjadi panas karena terlalu lama menelpon. Tegangan yang masuk dari charger akan langsung dikeluarkan dalam jumlah yang besar sehingga akan membuat tabung baterai menjadi panas dan menggelembung.
3. Karena saat ponsel dinyalakan membutuhkan arus 0,4 ampere, kemudian saat ponsel mencari sinyal membutuhkan arus 0,4 ampere, lalu saat lampu menyala ponsel membutuhkan tegangan 0,3 ampere. Jadi jika terlalu sering menghidup-matikan ponsel dengan mencabut baterai resiko baterai akan cepat drop.
4. Hindari charging dengan charger imitasi. Kualitas yang tidak standar membuat baterai menjadi cepat rusak. Karena arus yang berlebihan masuk ke baterai tanpa dikontrol IC charger. Biasanya charger imitasi mengeluarkan arus yang tidak stabil.
5. Segera charge baterai, jangan menunggu low-bat atau mati. Karena dapat membuat sel di tabung baterai menjadi lemah dan vakum. Akhirnya baterai jadi drop, bahkan rusak. Karena nilai DC turun drastis dari 3,6 volt menjadi 2 atau 1 volt. Jika di bawah 3,0 volt baterai tidak dapat diisi arus lagi.

LCD

5 Kerusakan LCD (Layar) Yang Sering Terjadi :

1. Blank atau tidak ada bentuk tampilan. Karena ada jalur yang terputus, resolusi cairan LCD sudah rusak, atau bisa juga karena kurang terkoneksi ke mesin ponsel. Biasanya disebabkan karena jatuh sehingga konektor bergeser atau terputus jalur pada kabel fleksible di ponsel Clamshell.
2. LCD pecah karena benturan keras, terjatuh atau tertekan. Untuk LCD pecah ini sudah pasti harus diganti. Semakin canggih atau langka layar LCD, maka semakin mahal harganya.
3. Ada garis pada layar. Kerusakan ini tidak begitu fatal jika garis tersebut hanya ada satu. Tetapi jika terdapat lebih dari 5 garis dan posisinya di tengah akan cukup mengganggu.
4. Buram, kebanyakan disebabkan oleh faktor usia LCD tersebut. Atau dikarenakan kualitas LCD yang tidak bagus.
5. Bercak-bercak atau noda pada LCD. Sering disebabkan oleh cairan yang sudah mulai pecah secara berkelompok. Masalah ini disebabkan oleh faktor usia LCD atau LCD tersebut pernah tertekan atau terjadi benturan keras.

5 Tips Agar LCD Awet :

1. Hindari dari cahaya matahari langsung dalam waktu yang lama (3 sampai 4 jam) karena akan membuat ketajaman piksel pudar dan LCD menjadi buram.
2. Hindari dari air, embun atau sejenisnya. Karena LCD sangat rentan sekali dengan air yang bisa membuat LCD rusak total.
3. Hindari dari benturan keras karena akan membuat LCD pecah dan retak.
4. Hindari menyimpan ponsel pada saku jeans yang ketat karena bisa tertekan dan LCD bisa pecah.
5. Hindari dari anak-anak dan tempat yang memungkinkan ponsel ini bisa jatuh.

KEYPAD

5 Penyebab Kerusakan Keypad Yang Sering Terjadi :

1. Karena kotor atau korosi yang disebabkan oleh sisa air atau embun yang sudah membentuk karat dan menghalangi tombol saat ditekan. Cirinya tombol tersebut masih dapat berfungsi tetapi harus ditekan kuat.
2. Karena penggantian casing yang bukan original atau akibat casing yang ukuran tombol keypadnya tidak cocok.
3. Ada Jalur keypad yang terputus. Biasanya tombol yang tidak berfungsi tidak hanya satu tombol, bisa terjadi 4 tombol dan semuanya tidak dapat ditekan.
4. Konektor tombol keypad (yang menghubungkan keypad ke mesin ponsel) kotor, atau renggang. Masalah ini sering terjadi pada ponsel yang keypad-nya terpisah dari mesin.
5. CPU dan driver keypad mengalami retak pada kaki IC nya di jalur tombol keypad. Yang disebabkan oleh benturan keras atau kerak pada kaki IC.

5 Cara Menangani Kerusakan Keypad :

1. Bila keypad susah ditekan tetapi masih bisa berfungsi, solusinya cukup membuka casing ponsel lalu bersihkan tombol keypad yang bermasalah dengan penghapus pensil.
2. Bila kerusakan karena penggantian casing sebaiknya kita cari casing yang KW1 atau original. Memang sedikit mahal tetapi tidak menimbulkan masalah.
3. Jika keypad tidak berfungsi karena ada jalur yang putus, solusinya adalah dengan melakukan jumper pada jalur tesebut dan panduannya dengan membaca skema jalur. Jika belum mengerti, mintalah bantuan pada teknisi yang sudah profesional.
4. Jika kerusakan hanya karena renggang kita cukup mengencangkan baut ponsel dengan obeng.
5. Untuk masalah CPU dan driver yang rusak, sebaiknya ponsel ini harus ditangani oleh teknisi yang benar-benar ahli dibidangnya. Karena jika salah dalam penanganan, ponsel bisa mati total karena IC CPU jika diangkat oleh teknisi yang tidak mengerti dan kurang berpengalaman bisa menjadi gatot alias gagal total secara permanen.

MEMORI

5 Kerusakan Memori Internal Yang Sering Terjadi :

1. Ponsel menjadi mati total akibat ada salah satu data hilang atau karena tempat media penyimpanan data rusak. Karena semua data operasional ponsel terdapat di memori internal.
2. Hang. Jika data-data terlalu penuh di memori internal akibatnya program tidak dapat diproses oleh CPU karena data terlalu padat. Akhirnya kinerja ponsel lambat dan tidak optimal.
3. Up close (hapus sebagian data). Tulisan ini muncul saat kita akan menyimpan data apapun di dalam ponsel. Atau bahkan saat kita akan membuka menu ponsel muncul tulisan tersebut. Kerusakan ini disebabkan file sampah sudah menumpuk di dalam memori internal.
4. Blink. Ponsel blink adalah dimana ponsel tidak dapat loading atau booting ke menu. Kerusakan ini disebabkan oleh ada beberapa file yang tidak terbaca karena posisi dan penempatannya tidak tepat sehingga sistem tidak dapat loading secara normal. Penyebabnya adalah aplikasi terlalu penuh, virus, benturan keras yang menimbulkan getaran pada IC sehingga ada file yang hilang atau rusak.
5. Restart. Ponsel restart adalah dimana saat ponsel dihidupkan tidak lama kemudian mati dan langsung hidup sendiri (hidup mati sendiri) secara berulang-ulang. Hal ini disebabkan adanya file sistem yang hilang atau data terlalu penuh.

5 Cara Menghindari Kerusakan Memori Internal :

1. Selalu rajin menghapus data-data yang tidak terpakai, misalkan SMS atau Phone Book yang sudah tidak diperlukan lagi.
2. Tidak menyimpan aplikasi dan game di memori internal.
3. Selalu cek kapasitas memori internal. Minimal space kosong harus ada 20% dari total kapasitas.
4. Hindari menyimpan foto atau video di dalam memori internal.
5. Setiap 2 bulan sekali, lakukan master reset pada ponsel agar file sampah yang tersisa di dalam memori bisa dibersihkan. Termasuk virus.

BLUETOOTH

5 Ciri Kerusakan Bluetooth :

1. Tidak bisa mengirim file. Kerusakan ini karena kesalahan setting pada ponsel atau data terlalu penuh pada memori ponsel.
2. Hanya bisa menerima file saja. Kerusakan ini karena data terlalu penuh atau banyak terdapat file sampah pada memori internal sehingga membuat software Bluetooth tidak bekerja dengan baik.
3. Galeri pada ponsel tidak dapat dibuka. Kerusakan ini disebabkan terjadinya crash antara data Bluetooth dan data ponsel. Karena Bluetooth mempunyai software tersendiri yang berbeda dengan software ponsel. Akan tetapi jika modul Bluetooth mengalami kerusakan pada ponsel tertentu galeri ponsel tidak dapat dibuka.
4. Bluetooth tidak dapat diaktifkan. Kerusakan ini disebabkan kesalahan pada software atau program di ponsel. Atau bisa juga disebabkan oleh kerusakan pada modem Bluetooth itu sendiri.
5. Ponsel mati dan modul Bluetooth pada ponsel panas. Kerusakan ini dikarenakan adanya komponen yang korslet. Jika modem Bluetooth yang terasa panas maka besar kemungkinan modem Bluetooth mengalami kerusakan.

5 Tips Agar Bluetooth Awet :

1. Jangan aktifkan Bluetooth sepanjang hari di tengah keramaian. Resiko virus masuk akan lebih besar, karena Bluetooth merupakan sarana masuknya virus ke dalam memori internal.
2. Jangan terima pesan masuk dari Bluetooth yang tidak dikenal karena besar kemungkinan adalah virus. Untuk mengantisipasi hal tersebut sebaiknya aktifkan sistem perangkat disembunyikan pada menu Bluetooth agar Bluetooth kita tidak terdeteksi oleh perangkat lain. Tetapi ada sebagian software aplikasi yang dapat menembus sistem pertahanan ini.
3. Ganti nama Bluetooth ponsel Anda dengan nama seperti ini: @nama ponsel atau nama Anda (spasi)(tanda seru). Contoh: @Aku ! atau @N70 !. Bisa dipastikan Bluetooth pada ponsel Anda akan aman dari serangan virus dan hacker.
4. Tidak menggunakan Bluetooth secara berlebihan. Bluetooth lebih baik tidak digunakan untuk menerima file berkapasitas besar di atas 3 MB pada saat transfer data antar ponsel. Karena akan membuat Bluetooth menjadi lemah dan berakibat rusak.
5. Tidak menggunakan Bluetooth untuk internet. Karena akan membuat Bluetooth menjadi rusak dan lambat dan bisa berakibat kerusakan pada software ponsel yang dapat menyebabkan ponsel jadi sering hang dan restart.

Nah, itulah berbagai solusi agar ponsel Anda tetap awet muda!
Baca selengkapnya ...